Advertisements

Toko Madura Online Ads


Suami Betah di Rumah 600

Mengencangkan Otot Perut

0
Mengencangkan Otot Perut

Mengencangkan Otot Perut

Sehabis melahirkan, tubuh wanita menjadi melar, timbunan lemak menumpuk dimana-mana, pinggang, lengan, paha, lebih-lebih dibagian perut. Timbunan lemak ini akan membuat wanita terlihat tidak menarik dan mengurangi kecantikan sehingga dapat membuat wanita tidak percaya diri. Untuk kembali ke kondisi semasa gadis, beberapa cara wajib dilakukan diantaranya adalah:

1. Parem

Untuk perut bagian bawah:

Bahan : daun anyang-anyang, jahe, temu ireng, biji-bijian serta akar-akaran dari hutan ditumbuk jadi satu dan dioleskan ke seluruh perut bagian bawah

Untuk perut bagian atas:

Bahan : bunga melati, bunga pacar china, sari berbagai bunga serta kunir. Semua bahan ditumbuk hingga halus dan dioleskan pada tubuh bagian atas secara merata.

Parem atau bobok ini berfungsi untuk mengencangkan perut dan otot-otot wanita yang telah mengendur agar bisa kembali ke asalnya. Parem ini juga bisa menghangatkan perut dan tubuh si pemakai karena kandungan jahe didalamnya.

Meski warnanya cokelat dan terlihat menjijikkan, ramuan ini mengeluarkan balm yang harum. Sari berbagai bunga ditambah bunga melati menjadi pengharum alami yang sangat disukai wanita Madura. Jadi, kendati dibalurkan ke seluruh tubuh, aromanya tidak akan mengganggu. Sebaliknya, balm harum akan menyeruak ke sekujur tubuh.

2. Pilis

Banyaknya darah yang keluar saat persalinan membuat wanita kerap pusing dan mata berkunang. Untuk menghindari dua hal tersebut, para wanita Madura selalu mengenakan pilis, ramuan yang bentuknya menyerupai parem itu dipakai dikening, tepatnya diatas alis kiri hingga alis kanan.

Bahan bakunya: kencur, kunir, temu luthi serta minyak zaitun dan madu. Fungsi ramuan ini untuk melancarkan peredaran darah ke bagian kepala dan menajamkan indera penglihatan. Selain parem dan pilis, wanita wajib mendatangkan tukang urut kerumah. Urut dan pijatan dilakukan basal 3 kali selama 40 hari. Pertama, baru seminggu melahirkan. Kedua setelah 20 hari dan terakhir saat 40 hari pasca persalinan. Fungsinya selain membetulkan letak perut atau rahim, juga melancarkan peredaran darah keseluruh tubuh.

3. Jamu bersalin lengkap

Tidak hanya perawatan dari luar dilakukan para wanita Madura pasca melahirkan. Perawatan dari dalam juga sangat diagungkan, mengingat peremajaan agency tubuh berawal dari dalam. Jamu bersalin lengkap menjadi santapan wajib yang tidak boleh ditinggalkan. Jamu ini tidak hanya diminum para wanita yang baru saja melahirkan, tapi juga oleh remaja putrid hingga nenek-nenek.

Bahan sari rapet terdiri atas: kunir, temu lawak, kunci pepet dan pinang. Bahan jamu diiris tipis-tipis kemudian dijemur, setelah kering digiling sampai halus. Hasil gilingan kemudian disangrai agar awet dan tidak mudah berjamur. Hasil sangraian dimasak diatas tungku dan diberi madu serta sedikit air hingga menyerupai bubur, setelah semua bahan menyatu dan bercampur hingga menyerupai dodol, kemudian diangkat dan didinginkan sampai benar-benar dingin.

Tahap terakhir adalah mencetak atau membuat bola-bola kecil yang dalam istilah jawa disebut di-glintiri. Ramuan ini diminum dengan campuran daun mimbo yang sangat pahit serta pentil bunga delima putih yang direbus jadi satu dengan air. Rasanya? Selain sepet, pahit dari daun mimbo terasa hingga di ubun-ubun. Fungsi jamu sari rapet adalah agar agency kewanitaan bersih, tidak berlendir dan mengeluarkan bau amis atau anyir. Khusus untuk remaja putrid, jamu sari rapet wajib diminum setelah mereka akhil baliq

4. Ratus Wangi

Untuk menyempurnakan perawatan agency intim ini, para wanita Madura melengkapinya dengan pengasapan ratus wangi. Cara pemberian ratus, wanita tersebut didudukkan disebuah kursi yang tengahnya berlubang. Dibawah lubang kursi itu diletakkan bakaran ratus yang asapnya diarahkan ke atas, sehingga balm harum akan merasuk ke dalam agency intim si wanita

5. Minum Air Godokan khusus

Agar perawatan maksimal, wanita Madura minum air godokan yang telah diberi ramuan khusus. Air minum itu bisa disebut jamu, bagi wanita jawa. Namun wanita Madura menganggap ini bukan jamu melainkan air minum biasa. Sebab jamu yang biasa diminum penampilannya menyerupai bubur. Sehingga jamu godokan yang tampilannya jernih, dianggap bukan jamu

Bahan dasar minuman khusus ini terdiri atas: ketumbar, prawas, kayu manis dan kunyit. Cara membuatnya: seluruh bahan dicuci bersih terlebih dahulu. Setelah itu, kunyit diiris-iris tipis dan dimasukkan kedalam kuali dengan air secukupnya. Banyak sedikitnya air disesuaikan dengan bahan baku yang diinginkan.

Aturan minumnya juga tidak boleh sembarangan, suhunya harus normal. Artinya, air godokan ini tidak boleh terlalu panas atau dingin. Juga tidak boleh dimasukkan kedalam kulkas. Wanita Madura percaya bila minum air dingin, terutama dari kulkas, si jabang bayi akan terkena flu. Begitu juga bila diminum panas, lidah bayi akan putih-putih seperti terkena panas dalam. Mengapa demikian? Kebanyakan wanita Madura memberikan ASI ekslusif bagi bayinya. Jadi, makanan atau minuman yang dikomsumsi si ibu harus benar-benar dijaga agar tidak berpengaruh buruk terhadap bayinya.

Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, air godokan haruslah bersuhu normal. Caranya, setelah air godokan mendidih, dibiarkan beberapa jam hingga benar-benar dingin. Setelah itu baru diminum dengan campuran asam jawa, sedikit garam dan madu Madura. Rasanya manis, sedikit asam, enak dan segar.

6. Makan Keringan

Banyak sekali pantangan yang harus dijalani wanita Madura pasca melahirkan. Selain wajib minum jamu, mereka juga tidak boleh makan sembarangan. Makanan sehari-hari haruslah tanpa kuah (keringan), seperti nasi putih berlauk empal daging. Jika bosan bisa diganti abon daging atau diganti lauk ayam atau ikan digoreng, disangrai atau dibakar. Yang pasti, tidak boleh berkuah. Tujuannya agar agency kewanitaan tidak becek.

Untuk camilan, wajib makan bubur beras yang hanya diberi garam. Buah-buahan atau yang bisa direbus. Buah pisang kapok merah menjadi makanan wajib selama 40 hari 40 malam.

7. Air Pembersih Agency Intim (Cebok)

Untuk cebok pun ada aturannya sendiri. Para wanita itu harus menggunakan air khusus yang dibuat secara khusus pula. Fungsi dari air godokan ini adalah agar agency intim bersih dan terasa peret. Bahan air cebok itu terdiri dari kunyit, temu lawak dan temu ireng. Tiga bahan ini direbus jadi satu dengan air ukuran sedang. Begitu mendidih, air campuran itu didinginkan hingga benar-benar dingin. Setelah itu, disaring dan dibuang ampasnya, baru kemudian disimpan.


Suami Betah di Rumah 600

Leave a Reply